July 2012
12 posts
Saatnya kuberkicau pada malam yg tak jelas rupanya. Ada rasa perimis yang mengabu namun keyakinan yg jelas merah membara. Kini entah sampai kapan aku masih terus berjuang menjadikan ini semua menjadi terang. Tak ada pelangi jika tak ada hujan, maka kuyakin tak ada hebat yg tanpa perjuangan. Aku berpijak pada doa Ibu dan Bapakku yang kuyakin membuat semua tenang dan lancar. Ya Allah mohon kekuatan...
i think i miss Croatia deeply surely firstly
Bismillah, lancarkan dan permudah jalan kami ya Allah, aamiin :))
Ada yang mengekal dalam hati dan kepalaku; ingatanku akan kamu.
– Tia Setiawati Priatna
Tidak akan ada puisi untukmu malam ini. Hanya ada sayap-sayap rindu, yang...
– Tia Setiawati Priatna
Jika mungkin ada cinta yang terlalu, kuyakini itu adalah karena kamu.
– Tia Setiawati Priatna
June 2012
0 posts
I’ve died everyday waiting for you